Artikel

Jan 9, 2013

Dasar tentang IPv4 Bagian 2 - Merubah format Dotted Binary Notation ke Dotted Decimal Notation dan sebaliknya


Category: Other
Posted by: admin123
Merubah Dotted Binary Notation ke Dotted Decimal Notation.
Ditiap octet (dipisahkan dot/titik) dan tiap bit/deret dengan melihat table dibawah ini dapat diketahui nilainya kemudian dijumlahkan yang dimana hasilnya adalah nilai decimalnya di tiap octet.

Bit Position        |    8     |   7   |    6   |   5   |  4   |  3  |  2  |  1  |
--------------------+-------+------+-------+------+-----+----+----+----|
Decimal Value   |           |         |         |         |      |      |      |      |
Untuk                |  128  |   64  |   32  |   16  |   8  |  4  |  2  |  1  |
Bit Value 1        |           |         |         |         |      |      |      |      |
(2^n)                |           |         |         |         |      |      |      |      |


saya membuat rumus sendiri di tarik dari nilai decimal ditiap baris bit-nya ketika bit-nya dalam kondisi "1"...

nilai total decimal per octet =
(128 x n1) +  (64 x n2) +  (32 x n3) +  (16 x vn4) +  (8 x n5) +  (4 x n6) +  (2 x n7) +  (1 x n8)

Keterangan : n1-n8\tnilai binary deret pertama sampai ke delapan di tiap octet

Contoh:
Prefix Length diketahui /20 berapakah Subnet Mask-nya?

langkah pertama, rubah dahulu menjadi Dotted Binary -nya
agar mudahnya pengertian maka angka satunya ada 20 biji dari deret paling depan kebelakang dan sisanya adalah bilangan bit 0...
 
/20 => 11111111.11111111.11110000.00000000


Baris octet pertama:
n1 = 1; n2 =1; n3 = 1; n4 = 1; n5 = 1; n6 = 1; n7 = 1; n8 = 1;
 
= (128 x 1) + (64 x 1) + (32 x 1) + (16 x 1) + (8 x 1) + (4 x 1) +  (2 x 1) + (1 x 1)
= 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1
= 255


Baris octect kedua:
n1 = 1; n2 =1; n3 = 1; n4 = 1; n5 = 1; n6 = 1; n7 = 1; n8 = 1;
 
= (128 x 1) + (64 x 1) + (32 x 1) + (16 x 1) + (8 x 1) + (4 x 1) +  (2 x 1) + (1 x 1)
= 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1
= 255


Baris octet ketiga:
n1 = 1; n2 = 1; n3 = 1; n4 = 1; n5 = 0; n6 = 0; n7 = 0; n8 = 0;
 
= (128 x 1) + (64 x 1) + (32 x 1) + (16 x 1) + (8 x 0) + (4 x 0) +  (2 x 0) + (1 x 0)
= 128 + 64 + 32 + 16 + 0 + 0 + 0 + 0
= 240


Baris octet keempat:
n1 = 0; n2 = 0; n3 = 0; n4 =0; n5 = 0; n6 = 0; n7 = 0; n8 = 0;
 
= (128 x 0) + (64 x 0) + (32 x 0) + (16 x 0) + (8 x 0) + (4 x 0) + (2 x 0) + (1 x 0)
= 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0
= 0


Jadi Subnet Mask dari prefix /20 adalah adalah 255.255.240.0



Merubah Dotted Decimal Notation ke Dotted Binary Notation.
Pada prinsipnya dari nilai Decimal ditiap octet dikurangi decimal value dari bit ke 8 dan sisanya dikurangi lagi dengan decimal value dari bit selanjutnya dan seterusnya, jika hasilnya bisa dikurangi (tidak minus) atau nol maka nilai bit value adalah 1 dan jika tidak bisa dikurangi (nilainya negatif) maka bit value adalah 0. Perlu diperhatikan jika dari sebelumnya hasilnya tidak bisa dikurangi (negative) maka hasil terakhir yang belum dikurangi akan dipakai oleh Bit selanjutnya.

sebelumnya ketahui dahulu nilai value dari bit baris pertama (n=1) sampai bit terakhir (n=8) dengan rumus 2^n.... bisa ditabelkan sebagai berikut....

mari menghitung...

Contoh:
Subnet Mask diketahui 255.255.240.0 maka susunan binary-nya bagaimana?!

Baris octet pertama
255 =>
255 - 128 = 127 => hasilnya positif maka Bit Value adalah 1
127 - 64 = 63 => Bit Value adalah 1
63 - 32 = 31 => Bit Value adalah 1
31 - 16 = 15 => Bit Value adalah 1
15 - 8 = 7 => Bit Value adalah 1
7 - 4 = 3 => Bit Value adalah 1
3 - 2 = 1 => Bit Value adalah 1
1 - 1 = 0 => hasilnya nol maka Bit Value adalah 1

Maka binary-nya 11111111

Baris octet kedua
255 =>
255 - 128 = 127 => hasilnya positif maka Bit Value adalah 1
127 - 64 = 63 => Bit Value adalah 1
63 - 32 = 31 => Bit Value adalah 1
31 - 16 = 15 => Bit Value adalah 1
15 - 8 = 7 => Bit Value adalah 1
7 - 4 = 3 => Bit Value adalah 1
3 - 2 = 1 => Bit Value adalah 1
1 - 1 = 0 => hasilnya nol maka Bit Value adalah 1

Maka binary-nya 11111111

Baris octet ketiga
240 =>
240 - 128 = 112 => hasilnya positif maka Bit Value adalah 1
112 - 64 = 48 => Bit Value adalah 1
48 - 32 = 16 => Bit Value adalah 1
16 - 16 = 0 => hasilnya nol maka Bit Value adalah 1
0 - 8 = -8 => hasilnya negative atau tidak bisa dikurangi maka Bit Value adalah 0
-8  - 4 = -12 => Bit Value adalah 0
-8 - 2 = -6 => Bit Value adalah 0
-8 - 1 = -7 => Bit Value adalah 0

Maka binary-nya 11110000

Baris octet keempat
0 =>
0 - 128 = -128 => hasilnya negative atau tidak bisa dikurangi maka Bit Value adalah 0

dari sini sudah dapat dipastikan karena tidak ada sisa maka Bit Value selanjutnya dapat pasti 0
Maka binary-nya 00000000

Jadi Subnet Mask 255.255.240.0, Binary-nya adalah 11111111.11111111.11110000.00000000
dan prefix-nya bisa dihitung berapa banyak angka satunya yaitu /20




KESIMPULAN
1. Untuk mencari Subnet Mask berbentuk baik decimal maupun binary dari prefix length tertentu dan berlaku kebalikannya seperti diatas.... tetapi saya lebih mudah menghafalkan tabelnya di posting sebelumnya.

2. Cara ini berlaku juga untuk mencari format binary dari IP yg berbentuk decimal.